Review HTC One V – Kelebihan dan Kekurangannya

Bila Sony Ericsson (Sony) memiliki jajaran Xperia dan Samsung memiliki seri Galaxy, maka HTC memiliki seri “One” pada lini produknya. Memang varian dari seri HTC One tidak sebanyak para pesaingnya, namun tampaknya seri ini termasuk yg diunggulkan oleh pabrikan asal Taiwan untuk bersaing di pasar ponsel Android yang ketat. Setidaknya ada tiga seri yang diluncurkan saat artikel ini ditulis, yaitu HTC One X dengan processor Quad Core, One S dengan processor dual core dan terakhir HTC One V dengan processor single core yang akan saya review kali ini.

HTC One V di Indonesia dijual dengan harga berkisar Rp. 2.9 juta rupiah (Juni 2012). Di kisaran harga tersebut, ponsel Android ini bersaing dengan Sony Ericsson Xperia Neo, Samsung Galaxy W, Huawei Honor dan beberapa tipe ponsel Android lainnya. Apa saja kelebihan dan kekurangan HP ini? Apakah layak untuk dibeli? Baca selengkapnya pada review HTC One V kali ini.

Paket Penjualan HTC One V

  • 1 Unit HTC One V
  • Handsfree
  • Kabel Data Micro USB
  • Charger
  • Buku Manual
  • Kartu Garansi

Untuk kardus atau box yang digunakan bentuknya cukup unik, yaitu menyerupai kapsul atau pil.

Review HTC One V – Desain

Ponsel ini memiliki ukuran 120,3 x 59,7 x 9,2 mm dengan berat115 g. Desain HTC One V memiliki ciri yang sama dengan HTC Legend, yaitu memiliki lengkungan pada bagian bawahnya yang terlihat seperti “dagu”. Bentuknya menurut saya pribadi sangat menarik perhatian, apalagi badan handphone merupakan tipe unibodi atau merupakan satu kesatuan yang membuatnya tampil kokoh yang memang merupakan ciri khas ponsel keluaran HTC.

Gbr 1. HTC One V Tampak Depan

Pada bagian depan, di atas layar terdapat lubang earpice yang disampingnya terdapat proximity sensor dan sensor cahaya. Pada bagian bawahnya terdapat tiga buah tombol sentuh kapasitif yang terdiri dari (kiri ke kanan) tombol BACK, tombol HOME, dan tombol Recent Apps (Task Manager). Pada bagian kiri terdapat lubang Micro USB dan pada bagian kanan terdapat tombol volume. Di atas hp terdapat lubang jack audio universal 3,5 mm, lampu LED notifikasi dan tombol on-off / Kunci. Kehadiran lampu LED notifikasi merupakan nilai plus bagi saya, entah mengapa banyak produsen lain yang tidak menghadirkannya. Selain itu, saya juga menyukai posisi LED yang berada diatas, sehingga lampu masih dapat terlihat walaupun handphone diletakkan terbalik.

Gbr. 2 Bagian belakang HTC One V

Pada bagian bawah hanya terdapat lubang microphone. Sedangkan pada bagian belakang terdapat lensa kamera yang disampingnya terdapat lampu led flash, untuk speaker terletak pada bagian belakang bawah. Karena ponsel Android ini menggunakan desain unibodi, hal ini menyebabkan pengguna tidak dapat melepas atau mengganti baterainya. Bagian yang dapat dilepas pada bagian belakang hanyalah untuk mengganti SIM card dan Micro SD. Untuk SDcard dapat diganti tanpa perlu mematikan handphone terlebih dahulu, Anda hanya cukup melakukan safely remove (unmount) dari pengaturan (Settings) untuk melepasnya.

Gbr 3. HTC One V tampak Samping

Dibanding HTC Legend, ada satu fitur yang saya rindukan dan tidak ada di One V, yaitu ketiadaan optical trackpad. Secara keseluruhan, build quality dari handphone Android ini bagus dan boleh diaudu dengan ponsel yang berharga lebih mahal. Saat digenggam terasa mantap dan beratnya juga pas, tidak terlalu ringan dan juga tidak terlalu berat.

HTC One V Review – Kualitas Layar

Ponsel Android ICS ini menggunakan layar berukuran diagonal 3,7 inchi dengan resolusi 480 x 800 pixels. Tipe layarnya adalah kapasitif yang sensitif dan peka terhadap sentuhan jari. Teknologi yang digunakan layarnya bukanlah AMOLED maupun IPS, namun kualitasnya sudah lebih dari cukup. Warna yang ditampilkan cukup tajam dengan tingkat kontras yang terbilang baik. Layarnya sudah mendukung multi touch, sehingga anda dapat zoom in dan zoom out dengan cara mencubit layar saat membuka Gallery, Browser atau pada aplikasi lain yang mendukung.

Review HTC One V-Kinerja dan kemampuan Gaming

Pada saat artikel ini ditulis, HTC One V merupakan salah satu dari sedikit ponsel Android yang sudah langsung menggunakan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich (tanpa perlu upgrade dulu). Hal ini sebenarnya wajar saja, karena memang One V baru dijual ke pasaran sekitar dua bulan yang lalu. Seperti ponsel HTC lainnya, V juga menggunakan “Sense” sebagai skin atau tampilan antar menunya. Hal ini menjadikan tampilan menunya tidak murni seperti interface Ice Cream Sandwich.

HTC One V menggunakan processor Qualcomm MSM8255 Snapdragon berkecepatan 1 GHz, 512 MB RAM dan dilengkapi dengan GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 205. Spesifikasi yang digunakan tipikal atau tidak terlalu berbeda dengan yang lain di kisaran harga sama, bahkan processor dan GPU yang digunakan sama dengan milik XPeria Neo dan masih satu seri dengan Galaxy W dan Huawei Honor (hanya berbeda clock speed prosesor-nya saja).

Spesifikasi yang dimiliki One V masih cukup kuat untuk memainkan game-game HD (High Definition). Kebetulan untuk unit yang dites sudah terinstall game Pro Evolution Soccer (PES) 2012 dan ShadowGun. Saat dicoba digunakan, permainan PES dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sedangkan untuk game ShadowGun cukup berjalan lancar walaupun pada beberapa bagian agak sedikit tersendat, khususnya pada saat banyak tampilan grafis atau banyak musuh. Namun secara keseluruhan masih dapat dimainkan.Tampilan layar yang jernih dengan ukuran cukup lapang membuat Anda yang gemar main game akan merasa cukup puas dengan hp ini. Sebagai catatan, agar performanya baik saat memainkan game, disarankan untuk memakai SD card dengan kualitas yang baik, minimal Class 6 keatas.

Untuk perpindahan antar menunya halus dan tanpa lag, bahkan lebih halus dari beberapa ponsel Android dual core yang pernah saya coba. HTC memang terbilang hebat dalam menyajikan tampilan yang enak dilihat, memiliki fungsi baik namun tetap responsif. Performanya sedikit menurun saat digunakan untuk membuka beberapa aplikasi berat sekaligus, misalnya ketika membuka file Excel dengan data yang banyak. Namun hal ini masih terbilang wajar untuk ukuran perangkat yang menggunakan processor satu inti.

HTC One V Review – kualitas kamera dan perekaman video

Smartphone ini menggunakan kamera dengan resolusi 5MP (2592×1552 pixels) autofocus, dilengkapi lampu LED Flash dan juga dapat melakukan perekaman video dengan resolusi sampai 720 p (1280×720 pixels). Sayangnya pada One V tidak dilengkapi dengan kamera depan, jadi sedikit menyulitkan bagi Anda yang gemar melakukan video call.

Bila dilihat dari iklan-iklan yang ada, tampaknya sektor kamera merupakan salah satu fitur yang ditonjolkan dari seri HTC One, termasuk pada seri V. Beberapa fitur yang menjadi andalan diantaranya:

  • Kemampuan mengambil foto dalam kondisi kurang cahaya
  • Dapat melakukan pengambilan foto selagi melakukan perekaman video
  • Burst Mode atau dapat mengambil beberapa foto sekaligus dan memilih yang terbaik
  • Kemampuan mengambil foto dengan cepat (Zero shutter)

Tampilan menu kameranya terbilang unik, bila pada handphone Android lain pada umumnya kita harus switch atau berpindah dari menu pengambilan foto ke menu pengambilan video, maka pada HTC One V, tampilannya digabung. Anda akan disuguhkan oleh dua buah tombol virtual pada layar yang berguna untuk mengambil foto dan video. Berikut tampilannya:

review htc one v - kelebihan

Gbr 4. Tampilan menu kamera-video HTC One V

Bila Anda ingin melakukan perekamanan video, tinggal klik ikon video. Ketika perekaman berlangsung, Anda dapat langsung mengklik ikon kamera yang diatasnya untuk mengambil foto dengan resolusi penuh. Fitur lainnya yang hadir pada One V diantaranya adalah touch focus yang berguna untuk menentukan titik fokus dengan cara menyentuh bidang layar, face detection, smile shutter dan ditambah pengaturan efek seperti distorsion, vignette, pengaturan warna (sepia, dll), HDR, panorama dan semacamnya.

Untuk kualitas hasil kameranya boleh dibilang baik untuk ukuran kelas 5MP. Hasil foto menampilkan detail yang baik, cukup tajam dengan warna yang cerah. Kemampuannya untuk mengambil foto dalam waktu singkat dan juga dalam kondisi kurang cahaya merupakan nilai tambah di sektor ini. Untuk kemampuan perekaman video terbilang cukup baik namun tidak istimewa.  Warna videonya tertampil baik dan menampilkan detail yang cukup. Pada saat mengambil video dalam gerakan cepat memang agak sedikit kurang halus, tapi hal ini wajar terjadi pada handphone Android kelas menengah.

Review HTC One V- Pemutar Audio dan Video

HTC One V sudah dilengkapi teknologi Beats Audio. Fitur ini terasa manfaatnya hanya jika pengguna mendengarkan musik menggunakan headset atau earphone. Untuk kualitasnya terbilang baik, suara bass yang terdengar cukup nendang dan jernih. Namun bila dibanding handphone HTC high end atau kelas atas lainnya yang juga menggunakan Beats Audio, kualitas One V masih dibawahnya. HP ini juga dilengkapi FM Radio, namun Anda tidak dapat menggunakan fitur beats. Untuk kualitas loud speaker terbilang biasa-biasa saja. Suaranya terdengar relatif cempreng dan sedikit kurang enak didengar.

Aplikasi video player handphone Android ini dapat memutar video dengan resolusi sampai 720p, namun ini juga bergantung dari bitrate videonya.  Beberapa video 720p yang dicoba mainkan ada yang agak kurang lancar berjalan. Beberapa format video misalnya .mkv dan .flv tidak di support oleh aplikasi bawaan, namun hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan cara menginstall aplikasi video player buatan pihak ketiga yang dapat di unduh (download) dari Google Play Store. Secara keseluruhan handphone ini cukup dapat memenuhi kebutuhan bagi Anda yang gemar menonton. Tampilan layar yang jernih akan semakin membuat nyaman saat menikmati film-film atau video klip favorit.

HTC One V Review – Daya Tahan Baterai

Baterai yang digunakan berkapasitas 1500 mAh. Dalam pemakaian normal handphone ini akan sulit mencapai satu hari full tanpa menghubungkan charger. Terkesan boros? Tidak juga, hal ini wajar untuk ukuran handphone Android. Baca penjelasannya pada artikel: “Kenapa HP Android boros baterai” klik disini.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan HTC One V

  • Desain unibody yang terlihat premium dan memiliki build quality yang baik
  • Memiliki Lampu LED notifikasi
  • Dapat mengambil foto pada saat melakukan perekaman video
  • Tampilan interface / antarmuka yang menarik dan responsif

Kekurangan HTC One V

  • Tidak ada kamera depan
  • Tidak ada sensor kompas
  • Tidak bisa ganti baterai

Spesifikasi HTC One V

  • Jaringan: GSM Quad Band 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 2100
  • Ukuran: 120,3 x 59.7 x 9,2 mm, berat: 115 g
  • Layar: 3,7 inchi, 480 x 800 pixels kapasitif, 16 juta warna
  • Memori: Internal 4 GB (yang dapat digunakan hanya sekitar 1 GB kurang) + SD card sampai 32 GB
  • Kamera: 5 MP, 2592 x 1944 pixels, autofocus, LED flash, kemampuan merekam video 720 p
  • Processor: Qualcomm MSM8255 Snapdragon 1 GHz, GPU Adreno 205, RAM 512 MB
  • Sistem Operasi: Android 4.0 Ice Cream Sandwich dengan tampilan HTC Sense 4.0
  • Konektivitas: Bluetooth A2DP, Wi-Fi 802.11 b/g/n, micro USB v2.0
  • Baterai: Li-Ion 1500 mAh
  • Lain-lain: Radio FM, jack audio 3,5 mm, sensor proximity dan accelerometer, GPS dengan A-GPS, Beats Audio

Harga HTC One V

Pada saat artikel ini ditulis, harga htc one v berada di kisaran Rp. 2.9 – 3 juta.

Review HTC One V – Kesimpulan

Bagi Anda yang menginginkan handphone dengan tampilan menarik dan tidak terlihat murahan, maka HTC One V bisa dijadikan salah satu pilihan utama. Kinerja ponsel secara keseluruhan terbilang baik walaupun tidak menonjol diantara yang lain. Fitur kameranya tergolong lengkap dan beberapa fitur yang dimiliki untuk saat ini tidak dapat ditemukan pada ponsel lainnya selain HTC One series. Salah satu kekurangan yang cukup disayangkan adalah tidak adanya kamera depan yang bagi beberapa orang merupakan fitur yang cukup penting. Sistem operasi Ice Cream Sandwich ditambah HTC Sense 4.0 merupakan nilai tambah yang tidak dapat dilewati begitu saja.

Bagi sebagian orang, merk HTC mungkin masih lumayan asing ditelinga, namun bagi yang sering menggunakan smartphone dari jamannya Windows Mobile pasti sudah sangat familiar dengan merk ini. HTC merupakan salah satu produsen smartphone terbaik di dunia. Jadi, bila Anda memasukkan faktor “merk” dalam memilih handphone Android, maka tidak perlu meragukan merk yang satu ini karena kualitasnya sudah teruji dan bersaing dengan merk besar lainnya.

Demikianlah review HTC One V persembahan harga-hp.com, semoga bermanfaat :)

Artikel Lain:

Loading…

24 Comments to "Review HTC One V – Kelebihan dan Kekurangannya"

  1. 1
    bocah says:

    um admin, itu kan htc one v baterenya gak bisa dilepas. klo misalkan baterenya bocor, ngegantinya gimana?

    repot dong

    • Admin says:

      Mesti ke sevice center. Yup, memang sedikit merepotkan. Tapi kalau dirawat baik tidak akan terlalu masalah. Tks :)

  2. 2
    yance says:

    kl di bandingkan dgn samsung galaxy w dlm hal kemampuan memainkan game gimana mas bro?

    • Admin says:

      Tergantung gamenya, tapi secara teori akan lebih baik Galaxy W karena clock speed processornya lebih tinggi. Tks :)

  3. 3
    purwa says:

    Mas, tolong review-in : cross andromeda a7 vs imo memo w6800 vs nexian five a5000 dong…recommended mana?

    • Admin says:

      He he bukannya tidak mau bro, tapi info yg saya miliki untuk ketiga hp tersebut masih sedikit. Jujur, saya juga penasaran dengan ketiganya. Mungkin ada pembaca harga-hp.com yang mau meminjamkan ke saya untuk di review? Tks :)

  4. 4
    dea says:

    Mas, untuk keseluruhan lebih baik HTC one v atau samsung galaxy w mas?

    terima kasih

    • Admin says:

      Tergantung kebutuhan Dea. Kalau untuk main game, lebih powerful Galaxy W. Tapi kalau dari model, build quality dan kemampuan kamera, menurut saya lebih bagus One V. Tks :)

  5. 5
    ari says:

    gmana klo mau ganti baterai nya yang udah ngedrop banget….? tolong dijawab mas brow
    makasih

    • Admin says:

      Baterai HTC One V? Kalau mau ganti baterai ya mesti ke service center. Tapi sebelum itu pastikan dulu kalau baterainya memang sudah drop, karena bisa jadi baterai masih baik2 saja, namun karena penggunaanya kurang tepat jadinya terasa seperti drop. Coba baca artikel: tips hemat baterai Android klik disini.

      Kalau sudah dilakukan penghematan baterai tapi tetap boros, coba kalibrasi baterainya. Caranya dicas dulu sampai 100% > biarkan 30 menit terlebih dahulu, jangan langsung dicabut > cabut baterai > pakai hp sampai batre benar2 kosong > cas lagi sampai 100% non stop lalu perhatikan apakah masih drop.

      Kalau tetap drop, sebenarnya bisa dicoba untuk melakukan factory reset dulu (menghapus semua data dan aplikasi di memori internal), karena baterai drop bisa juga karena ada software yang bermasalah. Kalau sudah dilakukan factory reset baterai masih drop, maka sebaiknya dibawa ke service center utk diperiksa. Tks :)

  6. 6
    nurhadi says:

    saya lg bingung pilih hp..
    lebih baik mana htc one v VS iphone 3gs VS Lg L7 p700..

    • Admin says:

      Kebutuhan Nurhadi utk apa? dan fitur / kriteria yang diinginkan apa saja, urutkan dari yang paling penting sampai yg tidak terlalu penting. Tks :)

  7. 7
    m.zulkarnaen says:

    Saya pemakai HTC one v.udah seminggu Hp saya rusak tiba2 mati sendiri saja.di charge ngak mau hidup juga.coba di service ke berapa tempat jawaban beragam.(sofwere yg problem,IC power nya kena ,dll) .kebetulan saya tinggal dibatam dan tak ada service center nya.solusi nya seperti apa bung momod?thks

    • Admin says:

      Kalau saat dicas layar masih menyala tapi blank (kosong / hitam), maka kemungkinan hanya masalah software saja. Bisa dicoba dgn memflash ulang firmware. Kalau benar2 total mati (layar tidak menyala sama sekali), coba dicas menggunakan charger yang berbeda (yg penting colokannya sama). Tapi utk mencobanya jangan lama2, maksimal 10 menit saja utk tes. Kalau tetap tidak menyala, maka memang sebaiknya dibawa ke service center. Kalau di Batam tidak ada, biasanya bisa dikirim/dipaketkan ke service center resmi di Jakarta atau kota besar lainnya. Tks :)

  8. 8
    Deka says:

    mas, enaknya HTC one V apa samsung galaxy mini II? Aku butuh os androidnya, trus kalo dilihat dari daya tahan baterai mending mana?

    • Admin says:

      Kalau dari spesifikasi, HTC One V lebih bagus daripada Galaxy Mini II dari hampir dari segala segi. Mulai dari layar yg lebih baik, kamera lebih baik, processor dan GPU yang baik dan juga desain yang terkesan premium. Kekurangan HTC One V hanyalah baterainya tidak bisa dilepas sendiri oleh pengguna. Kalau dari daya tahan baterai kurang lebih sama saja. Tks :)

  9. 9
    ferdy says:

    bagusan mana one v vs xperia e vs andromax-u 2..
    untuk maen game+browsing+video

    • Admin says:

      Kalau dari spesifikasi berdasarkan urutan yang paling bagus:
      1. Andromax U
      2. HTC One V
      3. Xperia E

      Kalau utk game, browsing dan video jelas menang Andromax U karena memiliki ukuran layar luas dgn kerapatan pixel yang baik, processor dual core dan RAM lebih besar (768 MB). “Kekurangan” Andromax U adalah untuk internet cepatnya harus menggunakan Smartfren, sedangkan kartu GSM-nya tidak bisa 3G. Tks :)

  10. 10
    ferdy says:

    nah loh, jdi andromax-U yg cetar cuma CDMAnya aja.?
    kalo GSMnya.?
    trus kalo one v vs nokia 500, untuk keseluruhan lebih jago mana min.??
    ma’af terlalu banyak tanya, biar gx salah beli..

    • Admin says:

      Kalau Andromax U GSM-nya bisa 3G, rugi dong smartfrennya. Wajar saja, karena handphone tersebut harganya di subsidi oleh SmartFren. Antara One V vs Nokia 500 Lebih disarankan memilih HTC One V karena memiliki layar yang lebih bagus dan sistem operasinya Android yang saat ini memiliki dukungan aplikasi dan software yang jauh lebih banyak dibanding Nokia 500 yang menggunakan Symbian.

  11. 11
    ferdy says:

    terimakasih ya admin atas pencerahannya..
    jadi gx bingung lagi..
    (h)

  12. 12
    DEDEN says:

    kenapa ya jaringan wcdma di htc one v saya ga berfungsi ,kalo gsm sinyal full tp pindah ke wcdma sinyal malah abis sama sekali mohon pencerahannya

    • Admin says:

      Ada kemungkinan jaringan WCDMA operator telepon yang digunakan di daerah Deden kurang kuat.
      Indikator sinyal itu menunjukkan kekuatan sinyal pada saat berjalan di jaringannya.
      Misalnya sinyal terlihat penuh dan ada tulisan G (GPRS) atau E (EDGE), itu berarti sinyal GPRS / EDGE-nya kuat.

      Kalau ada tulisan 3G/H (HSDPA) dgn indikator sinyal lemah, itu bukan berarti sinyalnya drop, tapi itu menunjukkan sinyal WCDMA/3G-nya lemah.

      Kalau sinyal 3G lemah, HP akan otomatis switch ke jaringan GPRS/EDGE yang biasanya sinyalnya lebih kuat. Tks :)

Leave a Reply

Current ye@r *