Perkembangan Motorola Android Indonesia

Sekilas mengenai perkembangan handphone Motorola Android Indonesia

Handphone Motorola Android saat ini sudah cukup mudah ditemukan di pasaran. Setelah sukses dengan meluncurkan Motorola Milestone di Indonesia, Motorola kembali meluncurkan produk Android-nya, namun kali ini menyasar pasar menengah dengan produknya Motorola XT 502 Quench. Motorola XT 502 memiliki spesifikasi yang cukup menarik, namun sepertinya kurang sukses di pasaran karena beberapa alasan, diantaranya kurang promosi dan yang kedua karena ada handphone Android merk lokal dengan spesifikasi yang mirip (bahkan dapat dikatakan sama) dengan harga lebih terjangkau, yaitu Nexian Journey.

Tidak tinggal diam, Motorola kembali mencoba peruntungan dengan meluncurkan ponsel Motorola 3G Android, namun kali ini dengan pendekatan yang berbeda yaitu dengan cara meluncurkan produk yang memiliki bentuk berbeda dari kebanyakan handphone Android yang beredar di pasar tanah air. Produk yang dimaksud adalah Motorola Backflip MB 300, Motorola Charm MB 502 dan yang baru-baru ini diluncurkan, handphone Android segala medan Motorola Defy.

Motorola Backflip MB300 memiliki bentuk yang unik. Android QWERTY phone ini memiliki bentuk lipat seperti Nokia E90 Communicator, namun bedanya bila pada umumnya mekanisme buka tutup  membuka kedepan, seperti misalnya cara membuka laptop, Motorola Backflip MB300 menawarkan mekanisme buka tutup keyboard fisik QWERTY miliknya dengan cara melipat kebelakang, kebalikan dari cara melipat ponsel pada umumnya. Keuntungan sekaligus kerugian dari mekanisme ini adalah pada saat posisi keyboard terlipat, layar handphone Motorola Android ini tidak tertutup oleh keyboard karena posisi keyboard membelakangi layar sehingga layar tetap dapat digunakan. Kerugiannya adalah layar dan keyboard handphone tidak terlindungi saat posisi terlipat. Motorola Backflip MB300 juga dilengkapi dengan touchpad yang terletak di bagian belakang layar. Dengan kehadiran touchpad akan memudahkan saat browsing di Internet.

Motorola Backflip MB300, cukup banyak peminatnya, namun tidak terlalu booming, hal ini dikarenakan dua hal. Yang pertama, sistem operasi bawaan yang masih mengandalkan operating system Android versi 1.5 (cupcake), walaupun sudah dapat di upgrade hingga Android OS versi 2.1 Éclair. Yang kedua, dengan spesifikasi yang “nanggung”, harga hp ini pada saat peluncuran di Indonesia mencapai harga Rp. 3 juta lebih.

Motorola Charm MB502 menawarkan bentuk Android QWERTY fisik dengan model candybar, sesuatu yang jarang ditemui di jajaran handphone Android. Handphone Motorola Android ini berjalan di sistem operasi Android versi 2.1 Eclair dan memiliki spesifikasi yang menarik. Selain keyboard QWERTY fisik, ponsel ini juga menawarkan touchpad yang dinamakan “backtrack” karena lokasinya terletak di belakang handphone. Selain itu, browser bawaan handphone ini sudah dilengkapi dengan Adobe Flash, sehingga pengguna dapat dengan nyaman mengunjungi website-website yang menggunakan flash. Saat harga-hp.com mencoba mengunjungi website Youtube versi desktop, Motorola Charm MB502 dapat menjalankan file Video di Youtube dengan cukup baik walaupun terkadang agak patah-patah. Selain itu, sama seperti Motorola XT 502 Quench dan Motorola Backflip MB300, Motorola Charm MB502 telah menggunakan Gorilla Glass yang akan membuat layar handphone lebih tahan gores.

Motorola Charm MB502 menawarkan sesuatu yang menarik dengan fitur yang mumpuni, namun entah mengapa kehadirannya kurang dapat diterima atau merasa kurang puas dengan ponsel ini. Hal ini diindikasikan dengan banyak yang jual motorola android ini hanya selang waktu kurang lebih seminggu atau dua minggu setelah pemakaian. Kemungkinan hal ini dapat terjadi karena banyak yang mengeluhkan kemampuan baterai yang kurang baik, tampilan layar yang terlihat kurang memuaskan untuk standar saat ini dan juga tidak ada kepastian dari pihak Motorola untuk upgrade operating system handphone ini ke Android versi 2.2 Froyo. Harga hp ini pada saat peluncuran di kisaran Rp. 3,5 juta, namun saat ini harganya jatuh hingga ada yang menjual dengan harga dibawah Rp. 2,5 Juta. Saya secara pribadi telah menggunakan handphone ini untuk keperluan sehari-hari dan sangat puas dengan fitur serta performa yang dimilikinya.

Motorola Defy merupakan produk yang baru saja diluncurkan. Produk ini diprediksi akan meraup kesuksesan di pasar dunia maupun di Indonesia. Handphone ini menawarkan spesifikasi yang cukup tinggi, fitur unggulan yang ditawarkan diantaranya layar lapang 3.7 inchi beresolusi 480 x 854 pixels dengan Gorilla Glass, prosessor 800MHz, kamera 5MP dengan autofokus dan LED. Namun, yang paling membuatnya menarik adalah handphone Motorola new android ini diklaim sebagai ponsel Android segala medan yang tahan debu dan air pertama di dunia. Harga Motorola Defy di kisaran Rp. 4 juta kurang dan bisa saja harganya menurun. Handphone ini cukup layak dimiliki, karena tidak hanya menawarkan desain yang kokoh, namun juga menawarkan fitur yang mumpuni. Kini, tidak ada lagi mitos handphone outdoor harus berfitur “standar”.

Ada pertanyaan, mau komentar, mau protes atau sekedar mau tinggalin link blog kamu? Silahkan comment dibawah, jangan malu-malu :)

4 Comments to "Perkembangan Motorola Android Indonesia"

  1. 1

    […] handphone Motorola sangat terbantu setelah pihaknya memutuskan untuk meluncurkan Motorola Android. Pada review kali ini, kami akan mengulas tentang Motorola Charm MB502. Handphone ini memiliki […]

  2. 2
    juragane says:

    Absen dulu ah, saya pemakai Moto Defy nih bos!

  3. 3
    iqbal says:

    maaf gan, boleh tau nga android yang paling pas buat saya. saya nyarinya yang hemat baterai, bukan merek abal abal, dan harganya murah. sebetulnya saya suku interface samsung tapi rata2 samsung boros baterai. kalau menurut survei browsing saya yg hemat itu lg dan SE. tp saya kurang suka tampilan SE tapi saya cari lg yang lebih bagus dari optimus me. ada optimus one tapi saya baca di pulsa layarnya sentuhnya krg bagus. tolong di emailin ya mas admin kalo boleh. makasih bgt infonya. Saati ini saya pakai symbian 3rd edition.

    • Anonymous says:

      Berdasarkan laporan dari para penggunanya, Optimus One cukup hemat baterai dan layarnya tidak ada masalah. Coba baca komentar nomor 17 pada artikel berikut ini. Terima kasih :)

Leave a Reply

1 Trackback to "Perkembangan Motorola Android Indonesia"

  1. on March 18, 2011 at 2:07 am