Review Kelebihan, Kekurangan dan Harga BlackBerry Z10

BlackBerry Z10 bisa dikatakan adalah produk yang akan menentukan masa depan BB. Handphone ini benar-benar dibangun berbeda dari produk-produk sebelumnya. Tidak ada satupun kode pemrograman yang diambil dari sistem operasi sebelumnya, semuanya benar-benar baru.

BlackBerry bisa dikatakan selama ini tetap konsisten untuk tetap menggunakan sistem operasi buatannya sendiri ditengah gempuran produsen ponsel besar lainnya yang ramai-ramai mengeluarkan ponsel Android. Langkah yang cukup berani namun memiliki resiko.

Dengan diluncurkannya BlackBerry Z10, diharapkan dapat mengejar ketertinggalannya dari OS lain seperti iOS (iPhone), Android dan Windows Phone. Apakah perusahaan ini akan mengulang kesuksesannya? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun untuk saat ini mari kita review kelebihan dan kekurangan BlackBerry Z10.

BlackBerry Z10 memiliki ukuran 130 x 65.6 x 9 mm. Ukurannya tidaklah terlalu besar mengingat smartphone ini menggunakan layar berukuran 4,2″. Bentuknya relatif memanjang keatas, bukan melebar kesamping. Hal ini membuatnya nyaman untuk digenggam dan mengoperasikannya dengan hanya menggunakan satu tangan. Z10 terasa solid saat digenggam dan mudah untuk dikantongi.

review blackberry z10 indonesia

BlackBerry Z10 Tampak Depan

Secara desain, BlackBery patut diacungi jempol karena mereka dapat mendesain sesuatu yang cukup berkarakter namun tidak berlebihan. Bila dilihat sekilas, modelnya sedikit terpengaruh dengan desain BB Porsche P’9981. Berapa orang mungkin akan mengatakan desainnya agak mirip-mirip dengan iPhone 5. Bagian belakang Z10 bertekstur kasar, membuatnya tidak mudah slip saat dipegang. Satu hal yang cukup disayangkan adalah material pembuat ponsel ini mayoritas terbuat dari plastik sehingga membuatnya terkesan tidak terlalu premium.

harga blackberry z10

BlackBerry Z10 tampak belakang

Yang menjadi pembeda antara BB Z10 dengan smartphone lainnya yang menggunakan iOs, Android dan WP (Windows Phone) adalah ketiadaan tombol navigasi pada bagian depannya. Anda tidak akan menemukan tombol BACK, tombol MENU maupun tombol HOME sekalipun karena semuanya dioperasikan dengan sapuan layar. Contohnya, untuk menyalakan layar dapat dilakukan dengan hanya melakukan sapuan vertikal dari bawah ke atas pada layar. Pengoperasion buttonless (tanpa tombol) ini sebelumnya sudah pernah diterapkan pada Nokia N9.

Pada bagian depan terdapat earpice, kamera depan, sensor Ambient Light dan Proximity, lampu LED notifikasi dan lubang mic di bagian bawah layar. Pada bagian kanan terdapat tombol Volume dan juga tombol aktivasi perintah suara. Pada bagian kiri terdapat port microUSB dan microHDMI. Pada bagian atas terdapat lubang mic kedua, jack audio 3.5 mm dan tombol Power. Pada bagian belakang terdapat lensa kamera 8 MP yang dilengkapi LED flash.

BlackBerry Z10 menggunakan layar berukuran 4.2″ dengan resolusi 1280×768 pixel yang menghasilkan ketajaman 355 ppi. Layarnya terlihat sangat tajam dan tulisan yang terlihat sangat detil walaupun sudah di zoom out. Memang layarnya tidak setajam Oppo Find 5 yang menggunakan resolusi full HD 1080p, namun Anda akan sulit membedakannya kecuali menggunakan kaca pembesar.

Kontras layar, sudut pandang (viweing angle) dan warna yang tertampil terlihat baik dan tidak mengecewakan. Di sektor layar, BB Z10 memang bukanlah yang terbaik, namun masih termasuk salah satu dari yang terbaik saat ini.

BB Z10 menggunakan sistem operasi BlackBery 10, menggantikan OS 7 yang sudah cukup lama. Bagi Anda yang sudah pernah atau pengguna aktif BB dengan OS 7 kebawah, maka Anda perlu belajar ulang saat menggunakan Z10 karena cara penggunaan dan tampilannya yang berbeda.

Untuk mengoperasikan smartphone ini hampir semuanya dilakukan dengan cara mengusap layar. Hal ini merupakan sesuatu yang baik dan juga buruk. Hal baik karena ketika Anda sudah mempepelajarinya, maka hal ini akan akan membantu mempercepat dalam pengoperasian. Hal buruk bagi Anda yang terbiasa menggunakan tombol fisik untuk mengoperasikan ponsel dan bagi Anda yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk mempelajarinya. Bila dibandingkan Android dan iPhone misalnya, maka dibutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk mempelajari fitur-fiturnya.

Salah satu fitur yang diunggulkan pada BB OS 10 adalah BlackBerry Hub yang memiliki fungsi untuk menampilkan segala macam notifikasi / komunikasi baik BBM, SMS Email, Facebook, Twitter dan lainnya. Dengan adanya BlackBerry Hub, segala macam komunikasi diintegrasikan dalam satu tempat, hal ini sangat membantu pengguna untuk secara efisien memantau serta merespon dari setiap aktifitas, baik bisnis, keluarga maupun sosial tanpa harus membuka atau keluar masuk beberapa aplikasi yang berbeda. Untuk melihat pesan notifikasi yang masuk dapat dilakukan dengan cara menyapu jari dari arah bawah sampai tengah layar, lalu untuk membuka BB Hub dapat dilakukan dengan cara meneruskan sapuan ke arah kanan tanpa mengangkat jari.

Anda dapat mengatur komunikasi apa saja yang ingin ditampilkan dan mana yang tidak pada Hub. Misalnya Anda hanya ingin email dan BBM tanpa menampilkan pesan Facebook, dsb.

BlackBerry Messenger (BBM) merupakan salah satu fitur yang tidak terlupakan. Bisa dibilang BBM adalah “penyelamat” BB selama ini ditengah persaingan smartphone. Pada BBM BlackBerry Z10 ditambahkan satu fitur baru yaitu BBM Video yang memungkinkan pengguna untuk melalukan video chat melalui BBM. Hanya saja, mengingat jaringan komunikasi di Indonesia yang masih kurang stabil, tampaknya fitur ini tidak akan terlalu sering digunakan oleh sebagian banyak orang.

Di sektor fotografi, Z10 menyematkan kamera berkekuatan 8 MP dibagian belakang yang dapat merekam video 1080p dan kamera 2 MP pada bagian depan yang dapat merekam video 720p.

Untuk mode pengambilan gambar ada pilihan Foto, video dan TimeShift. Fitur Time Shift berguna untuk mengambil beberapa foto secara cepat dan memilih yang terbaik, hampir seperti fitur Best Shot. Namun kelebihan fitur Time Shift BlackBerry adalah ketika digunakan untuk memfoto beberapa orang sekaligus, dapat mendeteksi wajah dan dapat memilih ekspresi wajah yang terbaik dari masing-masing individu yang terfoto.

Untuk kualitas foto dapat diandalkan. Noise yang dihasilkan tidak terlalu banyak dan juga menghasilkan kontras yang baik. BlackBerry selama ini dikenal memproduksi ponsel dengan kualitas kamera yang biasa-biasa saja, namun Z10 tampaknya cukup sukses merubah pandangan tersebut.

Dari sisi hardware, BlackBerry Z10 menggunakan chipset Qualcomm MSM8960 snapdragon, Dual Core 1.5 Ghz krait, GPU Adreno 225 dengan RAM sebesar 2GB. Dilihat dari sisi hardware sebenarnya tidak ada yang istimewa bahkan sedikit tertinggal bila dibandingkan dengan ponsel-ponsel Android yang saat ini mulai umum menggunakan processor quad core. Namun demikian, kita tidak dapat memandang sebelah mata Z10, karena dengan spek yang diusung, nyatanya sudah lebih dari cukup untuk menggunakan smartphone ini dengan nyaman, responsif dan tanpa lag. Kasusnya mirip dengan Nokia N9 dan iPhone yang diatas kertas spesifikasinya kalah dibanding Android di kisaran harga yang sama namun pada kenyataannya menawarkan kinerja yang lebih smooth (halus).

Baterainya berkapasitas 1800 mAh. Untuk menopang processor dual core yang digunakan plus cara pakai yang full touch screen, kapasitas baterainya dirasa agak sedikit kurang. Namun masalah ini cukup umum ditemui pada pengguna smartphone saat ini, bukan hanya pada Z10. Saya pribadi agak sedikit heran, ditengah pesatnya perkembangan teknologi selular, namun perkembangan teknologi baterai sangat lambat bahkan tidak ada perkembangan selama beberapa tahun terakhir. Untuk sarana penyimpanan, BB Z10 dilengkapi dengan memori internal sebesar 16 GB yang dapat ditambah dengan memori eksternal (MicroSD) sampai 64 GB.

Salah satu faktor yang dapat menentukan sebuah sistem operasi dapat bertahan atau tidak adalah dukungan aplikasi dan game buatan pihak ketiga (third partu apps). Walapun untuk saat ini aplikasi dan game untuk BlackBerry 10 tidak sebanyak Android, iOs bahkan bila dibanding Windows Phone, namun tampaknya masa depan BB 10 cukup cerah karena saat ini beberapa aplikasi dan game dengan judul terkenal sudah bisa diunduh melalui BlackBerry World. Bahkan, pihak BlackBerry memberikan sedikit subsidi bagi pada developer yang mau memporting atau “memodifikasi” aplikasi / game Android agar dapat digunakan pada BlackBerry.

Kelebihan BlackBerry Z10:

  • Kualitas kamera baik
  • Desain yang fresh
  • Kualitas layar baik
  • BlackBerry Hub memudahkan pengguna untuk mengolah setiap pesan komunikasi yang masuk
  • Responsif
  • Ukuran tidak terlalu besar sehingga mudah dikantongi dan dibawa kemana-mana

Kekurangan BlackBerry Z10:

  • Tidak dilengkapi tombol kamera
  • Aplikasi BlackBerry World untuk saat ini belum terlalu banyak
  • Material body mayoritas plastik

Harga BlackBerry Z10:

Harga BlackBerry Z10 bulan September 2013:

  • Baru (distributor) : Rp. 5.700.000,-
  • Baru (resmi): Rp. 6.400.000
  • Bekas: Rp. 5.300.000,-

Spesifikasi BlackBerry Z10:

  • Konektivitas: GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, 3G HSDPA 850 / 900 / 2100, Micro-SIM, Speed HSDPA 21 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps, WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual band, Bluetooth v4.0 dengan A2DP, microUSB, microHDMI port, 3.5 mm jack audio.
  • Ukuran: 130 x 65.6 x 9 mm , berat: 137.5 g
  • Layar: Multi Touch Capacitive touchscreen, 16 juta warna, 768 x 1280 pixels, 4.2 inchi (355 ppi)
  • Memori: Slot microSD, up to 64 GB, Internal 16 GB storage, 2 GB RAM
  • Kamera: Belakang 8 MP, 3264 x 2448 pixels, autofocus, LED flash, 1080p video. Depan: 2 MP, 720p video recording.
  • Sistem operasi: BlackBerry 10 OS, upgradable to v10.1
  • Chipset: Qualcomm MSM8960 Snapdragon. CPU Dual-core 1.5 GHz Krait, GPU Adreno 225
  • Sensor: Accelerometer, gyro, proximity, compass
  • GPS: Ada, dukungan A-GPS
  • Baterai: Li-Ion 1800 mAh battery

 

Artikel Lain:

Loading…

Leave a Reply

Current day month ye@r *